Senin, 10 Januari 2011

PERSIAPAN MASA PENSIUN


     Memasuki masa pensiun memang tidak mudah, terlebih bagi seseorang yang sebelumnya memiliki kedudukan atau jabatan, maka saat pensiun tiba jabatan itu akan lenyap. Orang akan kehilangan
identitas dan label, karena itu persiapan menjelang masa pensiun baik fisik maupun mental sangat penting dan sangat diperlukan.

     Masa pensiun harus kita hadapi dengan persiapan matang, semakin cepat anda mempersiapkan pensiun hasilnya akan semakin baik. Karena semakin lama menunda persiapan pensiun, akan membuat umur anda semakin tua dan tidak memiliki tenaga untuk berpikir apalagi melakukan kegiatan yang mendatangkan penghasilan.

    Sebagian orang masih menganggap remeh bahkan terkesan cuek dengan persiapan pensiun, mereka tidak mau bersusah payah untuk melakukan kegiatan yang mendatangkan manfaat guna mencukupi kebutuhan hidupnya. Mereka mungkin tidak tahu bagaimana cara merencanakan pensiun dan apa yang harus dilakukan pada saat pensiun.

     Bagaiman Anda menghadapi masa pensiun ?
Masa pensiun erat kaitannya dengan persiapan sebelum memasuki pensiun. Perencanaan masa pensiun sama pentingnya dengan perencanaan untuk karier. Tanpa perencanaan masa pensiun, mungkin Anda akan terperangkap dalam hari-hari yang menjemukan dan akhirnya akan depresi. Banyak hal yang Anda harus persiapkan untuk masa pensiun. Diantaranya, merancang kegiatan yang akan Anda lakukan-yang bisa mendatangkan penghasilan tambahan. Dan, mempersiapkan dana pensiun sebagai bekal menikmati masa pensiun. Untuk itu, Sedari sekarang anda sudah harus memulai menambah kegiatan atau usaha sebagai modal atau investasi ketika saat pensiun tiba. Jangan pernah menunda, semakin Anda menunda umur akan semakin tua.
       Merencanakan usaha ketika usia kita sudah tua atau mendekati pensiun tidak mudah, karena rasa ketakutan atau tidak percaya diri oleh orang yang berusia tua lebih lebih kuat dibanding ketika masih muda. Kesalahannya adalah, ketika usia muda mereka enggan mempelajari masalah bisnis dan tidak berani untuk memulai bisnis. Untuk mencapai keinginan pensiun muda atau nyaman setelah pensiun maka sebelum pensiun, Anda harus sudah memiliki bisnis sebagai persiapan penghasilan masa pensiun. Oleh karena itu , persiapkanlah diri Anda untuk menghadapi pensiun dengan merencanakan BISNIS sendiri.

Sumber : Buku " KETIKA PENSIUN TIBA" oleh Eni Setiatia

Klik Here

Kamis, 06 Januari 2011

ASI SANGAT ISTIMEWA......

Manfaat ASI terhadap seorang bayi tentu tak diragukan lagi. ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi di seluruh dunia, ASI secara alami sudah mengadung gizi terbaik yang dibutuhkan para bayi untuk proses tumbuh kembang.

ASI merupakan satu-satunya sumber asupan si bayi hingga bayi berusia 6 bulan. Pada usia 0 -6 bulan bayi masih dalam periode pemberian ASI eksklusif, karena itu pada usia tersebut bayi tidak memerlukan makanan atau minuman tambahan cukup dengan ASI. 100% gizi mereka masih terpenuhi, ASI sudah komplit mengandung vitamin, protein, zat besi, kalsium dan lain-lain. Tak hanya itu ASI juga mengandung anti infeksi dan imunitas alami untuk melindungi sikecil dari berbagai penyakit.

Keunggulan dan manfaat memberikan ASI tidak hanya dilihat dari aspek kesehatan dan psikologis, juga beberapa aspek lain :

1. Aspek Gizi.
    ASI memeliki komposisi Taurin, DHA dan AA. DHA dan AA pada ASI sangat mencukupi untuk  menjamin pertumbuhan dan kecerdasan anak. 

2. Aspek Imunologik.
    ASI mengandung zat antiinfeksi, bersih, dan bebas kontaminasi. Immunoglobulin A (lg A) dalam kolostrum atau ASI kadarnya cukup tinggi. Pemberian ASI secara eksklusif salama 6 bulan atau lebih diperlukan agar anak memilki daya tahan tubuh yang baik dan mengurangi terpaparnya resiko alergi dan infeksi.

3. Aspek Psikologik.
    Pemberian ASI akan meningkatkan kedekatan antara ibu dan anak. Menyusui dipengaruhi oleh emosi ibu dan kasih sayang terhadap bayi sehingga akan meningkatkan produksi hormon, terutama oksitosin yang pada akhirnya akan meningkatkan produksi ASI.


4. Aspek Kecerdasan.
    Berdasarkan penelitian IQ point 4.3 lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4,6 poin lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8,3 poin lebih tinggi pada usia 8,5 tahun dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

Sumber : Artikel Kesehatan




.