Sabtu, 19 Februari 2011

Pengapuran Sendi

          Pengapuran sendi atau osteoartritis adalah suatu penyakit di mana tulang rawan sendi menipis. Tulang rawan berfungsi melapisi ujung tulang pembentuk sendi, sehingga sendi dapat bergerak bebas tanpa rasa nyeri. Tulang rawan yang normal berwarna putih kekuningan mengkilap, dengan permukaan yang halus dan rata. Sementara tulang rawan yang rusak dan menipis akibat pengapuran sendi tampak berwarna kuning pucat kusam dengan permukaan yang kasar atau bahkan hilang sama sekali. Apabila tulang pembentuk sendi rusak dan menipis, ujung tulang pembentuk sendi akan saling bertemu dan bergesekan langsung tanpa pelapis tulang rawan, sehingga gerakan sendi menjadi kaku dan menimbulkan rasa nyeri.

         Penyebab penipisan tulang rawan pada pengapuran sendi tidak diketahui secara pasti dan dianggap sebagai bagian dari proses penuaan sama seperti proses penuaan bagian tubuh lainnya. Selain sebagai proses penuaan, pengapuran sendi dipandang sebagai akibat dari berbagai faktor resiko sebagai berikut:
  1. wanita berusia lebih dari 45 tahun
  2. kelebihan berat badan
  3. aktivitas fisik yang berlebihan
  4. menderita kelemahan otot paha
  5. pernah mengalami patah tulang di sekitar sendi yang tidak mendapatkan perawatan yang tepat
         Gejala pengapuran sendi stadium dini biasanya berupa nyeri dan kekakuan sendi setelah lama tidak bergerak, seperti setelah bangun tidur di pagi hari atau setelah duduk dalam kurun waktu yang lama. Sendi lutut juga terasa sakit jika digunakan beraktivitas seperti berjalan, naik turun tangga atau berjongkok. Pada stadium yang berat, rasa sakit tidak hanya dirasakan waktu beraktivitas, tetapi juga pada saat beristirahat. Tidur penderita juga terganggu akibat sakit pada persendian. Pada stadium lebih lanjut, selain rasa sakit yang semakin hebat, sendi lutut menjadi kaku sehingga penderita tidak bisa jongkok.

           Pengobatan untuk pengapuran sendi berbeda-beda tergantung stadiumnya. Tujuan pengobatan pengapuran sendi adalah :
  1. menghilangkan nyeri
  2. memperbaikilingkup gerak sendi yang kaku
  3. meningkatkan kualitas hidu penderita sehingga penderita  dapat hidup bebas dari rasa nyeri
  4. mencegah derajat stdium ringan menjadi lebih berat
Untuk mencapai tujuan tersebut, tersedia berbagai bentuk pengobatan  tergantung dari stadium pengapuran sendi. Pengobatan untuk pengapuran ringan terdiri atas :
  1. menurunkan berat badan bagi yang kelebihan berat badan
  2. latihan untuk menguatkan otot paha dan pinggul
  3. obat anti radang dan anti nyeri
  4. obat pelumas sendiyang mengandung asam hialuronat dan yang perlu disuntukkan kedalam sendi
  5. suplemen yang mengandungglukosamin dan kondroitin untuk menumbuhkan tulang rawan
bentuk-bentuk pengobatan  diatas biasanya hanya bermanfaat untuk pengapuran sendi ringan, untuk pengapuran sendi berat pilihan terbaik biasanya dianjurkan oleh dokter untuk operasi pergantian sendi.



Sumber : dari berbagai referensi

Mainan Aman Bagi Anak Kita

      Permainan adalah suatu pekerjaan yang penuh dengan kesungguhan hati dan timbul dari kodratnya. Anak-anak yang sehat tentu suka bermain, sedangkan anak yang tidak suka bermain mungkin badannya tidak sehat. Ketika anak bermain, otot-ototnya dilatih sehingga perasaan anak akan menjadi lebih segar, selain itu perkembangan jiwanya pun menjadi lebih baik. Karena bermain, anak mempunyai kesibukan sehingga tidak ada waktu untuk menjalalankan kenakalan.
     Dalam memberi mainan pada bayi dan anak, orang tua harus mencarikan mainan yang tepat dan sesuai dengan umurnya.
Syarat-syarat mainan bayi ialah :
  1. mainan terbuat dari bahan yang kuat.
  2. tidak boleh ada bagian yang tajam sehingga dapat melukai bayi.
  3. mudah dicuci dan tidak mengandung bagian yang mudah terlepas.
  4. mempunyai warna-warna tua dan menyolok.
Umur 3 - 4 bulan

Bayi mulai diberi mainan berupa bola rajutan dengan warna-warni misalnya merah dan putih lalu digantungkan pada tempat tidurnya. Dapat pula diberi alat bunyi-bunyian, boneka atau binatang dari karet.

Umur 5 - 6 bulan

bayi yang sudah pandai memegang dan meraba -raba, diberi mainan agar dapat memegang dan meraba misalnya benda dari karet atau dari kain. Alat bunyi-bunyian pun masih menarik perhatian bayi.

Umur 7 - 9 bulan

Berilah kubus-kubus balok dari kayu yang beraneka warna, bola, binatang-binatangan dari kain atau plastik dan alat bunyi-bunyian yang ditaruh di dalam boks. Jika mainan dilempar keluar boks hendaknya diajarkan bahwa barang-barang tadi tidak akan kembali ke tempat semula.

Umur 10 - 12 bulan

Berilah alat permainan yang dapat bergerak sehingga ia dapat menarik mainan itu misalnya mobil-mobilan, kereta-keretaan atau bola karet yang dapat ia lempar dan mengambilnya kembali.

Umur 1 - 2 tahun

Anak pada umur satu sampai dua tahun umumnya sudah bisa bejalan dan berlari-lari kecil. Selain itu ia telah mempunyai keinginan untuk mengetahui apa yang ada di sekitarnya.
Berilah ia mainan seperti kotak berisi buah baju, balok-balok kecil atau perkakas rumah tangga dalam bentuk kecil-kecil. Bila anak umur dua tahun, ia dapat dibawa keluar untuk bermain-main di lingkungan sekitar tentunya dengan pengawasan orang tuanya.

Umur 3 - 4 tahun
Kubus -kubus balok beraneka warna, kotak berisi macam-macam kertas berwarna, pensil berwarna sangat menarik perhatian anak-anak berumur tiga sampai empat tahun.

Umur 4 - 5 tahun

Anak sudah lebih pandai sehingga dapat diberi kubus-kubus balok untuk membangun rumah-rumahan, membuat kursi-kursian. Anak seumur itu juga ingin mencoret-coret sesuatu, maka agar dinding rumah tetap bersih sediakan papan tulis dan kapur berwarna.

Gangguan pada Kehamilan

Mual dan Muntah

    
       Mual dan muntah merupakan gangguan yang hampir dialami semua ibu hamil. Pada hamil muda tiga sampai empat bulan, kebanyakan ibu hamil merasa mual dan kadangkala sampai muntah. Gejala tersebut terutama dirasakan sewaktu bangun pagi atau sore hari. Perasaan mual dan muntah itu disebabkan karena selama hamil muda itu pergerakan usus menjadi lambat.
      Mual dan muntah tersebut dapat pula mempengaruhi keadaan umum ibu hamil, sehingga bila tidak diperhatikan ibu tersebut menjadi kurus dan lemas, karena tidak ada makanan yang masuk. Untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya ibu hamil tersebut haruslah makan berulang-ulang tetapi dalam jumlah yang sedikit. Makanlah makanan yang mengandung banyak gula atau tepung agar badan tidak kekurangan hidrat arang. Hindarilah makanan yang sangat berminyak.

Liur melimpah

      Pada umumnya ibu hamil mengeluarkan air ludah lebih banyak dari biasanya, sehingga tampak ia hampir selalu mau meludah. Karena mual tadi, menyebabkan air ludah yang melimpah itu tidak dapat ditelan. Keadaan ini mulai terasa pada hamil bulan kedua dan berakhir pada bula kelima.

Tekanan pada dada


      Umumnya pada kehamilan bulan keempat sampai kelima yaitu pada saat gangguan mual dan muntah menghilang, kemudian timbul ganguan baru yaitu suatu perasaan menekan dan panas di dada dan tenggorokan.

Lemah dan Pusing

      Selama hamil, ibu sering tiba-tiba menjadi lemah serta pusing dan kalau tidak cepat ditolong, dapat menyebabkan ia terjatuh. Ini terutama bila si ibu berjalan agak jauh atau berdiri terlalu lama dan bahkan juga kalau makan terlalu banyak.

Sariawan

      Biasanya ibu hamil akan mudah terkena sariawan, gusinya mudah berdarah dan bengkak, untuk mengatasi sariawan dan pendarahan pada gusi tadi perbanyak makanan mengandung vitamin C

Gangguan buang air besar

     Akibat pergeraka usus yang melambat, maka buang air besar ibu hamil sering kali terganggu. Untuk mengurangi gangguan tersebut ibu perlu mengigatkan gerak badan dan menambah makan vitamin B1 dan melatih tiap hari ke belakang.

Varises

      Pembuluh darah balik di daerah kaki dan di kemaluan sering tampak melebar dan melingkar-lingkar, timbul pula gatal dan perasaan berat di kaki akibat varises tadi. Untuk itu ibu hamil dianjukan untuk tidak terlalu lama berdiri dan memperbanyak latihan gerak pada kaki.

Kejang kaki

      Sering ibu hamil merasa kram (kejang) pada kaki tungkai bawah terutama di otot betis. Kadangkala juga otot paha dan pantat bisa kejang. Untuk mengurang kram tadi, ibu dapat makan makanan ekstra kalk dan vitamin B kompleks.

Sembab

Sembab adalah penimbunan cairan di dalam jaringan, terutama terlihat dibawah kulit kaki. Bila tidak ada gejala lain seperti tekakan darah yang normal, biasanya sembab itu tidak perlu dikhawatirkan.