Sabtu, 19 Februari 2011

Mainan Aman Bagi Anak Kita

      Permainan adalah suatu pekerjaan yang penuh dengan kesungguhan hati dan timbul dari kodratnya. Anak-anak yang sehat tentu suka bermain, sedangkan anak yang tidak suka bermain mungkin badannya tidak sehat. Ketika anak bermain, otot-ototnya dilatih sehingga perasaan anak akan menjadi lebih segar, selain itu perkembangan jiwanya pun menjadi lebih baik. Karena bermain, anak mempunyai kesibukan sehingga tidak ada waktu untuk menjalalankan kenakalan.
     Dalam memberi mainan pada bayi dan anak, orang tua harus mencarikan mainan yang tepat dan sesuai dengan umurnya.
Syarat-syarat mainan bayi ialah :
  1. mainan terbuat dari bahan yang kuat.
  2. tidak boleh ada bagian yang tajam sehingga dapat melukai bayi.
  3. mudah dicuci dan tidak mengandung bagian yang mudah terlepas.
  4. mempunyai warna-warna tua dan menyolok.
Umur 3 - 4 bulan

Bayi mulai diberi mainan berupa bola rajutan dengan warna-warni misalnya merah dan putih lalu digantungkan pada tempat tidurnya. Dapat pula diberi alat bunyi-bunyian, boneka atau binatang dari karet.

Umur 5 - 6 bulan

bayi yang sudah pandai memegang dan meraba -raba, diberi mainan agar dapat memegang dan meraba misalnya benda dari karet atau dari kain. Alat bunyi-bunyian pun masih menarik perhatian bayi.

Umur 7 - 9 bulan

Berilah kubus-kubus balok dari kayu yang beraneka warna, bola, binatang-binatangan dari kain atau plastik dan alat bunyi-bunyian yang ditaruh di dalam boks. Jika mainan dilempar keluar boks hendaknya diajarkan bahwa barang-barang tadi tidak akan kembali ke tempat semula.

Umur 10 - 12 bulan

Berilah alat permainan yang dapat bergerak sehingga ia dapat menarik mainan itu misalnya mobil-mobilan, kereta-keretaan atau bola karet yang dapat ia lempar dan mengambilnya kembali.

Umur 1 - 2 tahun

Anak pada umur satu sampai dua tahun umumnya sudah bisa bejalan dan berlari-lari kecil. Selain itu ia telah mempunyai keinginan untuk mengetahui apa yang ada di sekitarnya.
Berilah ia mainan seperti kotak berisi buah baju, balok-balok kecil atau perkakas rumah tangga dalam bentuk kecil-kecil. Bila anak umur dua tahun, ia dapat dibawa keluar untuk bermain-main di lingkungan sekitar tentunya dengan pengawasan orang tuanya.

Umur 3 - 4 tahun
Kubus -kubus balok beraneka warna, kotak berisi macam-macam kertas berwarna, pensil berwarna sangat menarik perhatian anak-anak berumur tiga sampai empat tahun.

Umur 4 - 5 tahun

Anak sudah lebih pandai sehingga dapat diberi kubus-kubus balok untuk membangun rumah-rumahan, membuat kursi-kursian. Anak seumur itu juga ingin mencoret-coret sesuatu, maka agar dinding rumah tetap bersih sediakan papan tulis dan kapur berwarna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar